Satlantas Polres TTU Kawal Imam Baru ; Perjalanan Menuju Paroki Nasleu Berlangsung Aman dan Lancar

Satlantas Polres TTU Kawal Imam Baru ; Perjalanan Menuju Paroki Nasleu Berlangsung Aman dan Lancar

Tribratanewsttu.com, Kefamenanu – Satuan Lalu Lintas Polres Timor Tengah Utara (TTU) melaksanakan pengawalan terhadap kegiatan masyarakat berupa penyambutan dan perjalanan Imam Baru, P. Hendrikus Rinaldi Amsikan, SVD, dari Bundaran Kilometer 9 menuju Paroki St. Yohanes Pemandi Nasleu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Senin (12/10/2026). Pengawalan ini merupakan wujud pelaksanaan tugas pokok Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Kegiatan pengawalan dilaksanakan oleh anggota Unit Turjawali Satlantas Polres TTU dengan menggunakan kendaraan dinas kepolisian. Kehadiran personel di sepanjang rute perjalanan bertujuan memastikan rombongan dapat melaksanakan kegiatan dengan aman, tertib, dan lancar, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan lalu lintas yang dapat menghambat perjalanan.

Pelaksanaan kegiatan dimulai pada pukul 11.30 WITA, anggota Turjawali Satlantas Polres TTU bergerak dari Kantor Satpas Polres TTU menuju Bundaran Kilometer 9. Personel tiba di lokasi penjemputan pada pukul 12.00 WITA untuk melaksanakan persiapan pengawalan.

Selanjutnya, pada pukul 12.30 WITA, anggota mulai mengawal perjalanan Imam Baru P. Hendrikus Rinaldi Amsikan, SVD, bersama rombongan dari Bundaran Kilometer 9 menuju Paroki St. Yohanes Pemandi Nasleu. Selama perjalanan, personel melaksanakan tugas pengawalan dengan memperhatikan kondisi arus lalu lintas serta keamanan pengguna jalan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, arak-arakan yang mengiringi perjalanan Imam Baru P. Hendrikus Rinaldi Amsikan, SVD, diikuti oleh kurang lebih 500 orang. Dengan jumlah peserta yang cukup besar, anggota Turjawali Satlantas Polres TTU terus melaksanakan pengawalan sekaligus melakukan pengaturan arus lalu lintas di sepanjang rute perjalanan dari Bundaran Kilometer 9 menuju Paroki St. Yohanes Pemandi Nasleu.

Personel di lapangan secara aktif memantau kondisi lalu lintas dan mengatur pergerakan rombongan agar tetap tertib serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat pengguna jalan lainnya. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara kelancaran arak-arakan keagamaan dan hak pengguna jalan lain dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Dengan kehadiran anggota kepolisian, potensi kepadatan arus lalu lintas dapat diantisipasi sehingga perjalanan rombongan tetap berlangsung aman tanpa mengabaikan keselamatan pengendara maupun masyarakat di sekitar jalur yang dilalui.

Pengawalan tersebut tidak hanya bertujuan memastikan rombongan tiba di tempat tujuan sesuai rencana, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung kelancaran kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Melalui kehadiran personel lalu lintas di lapangan, potensi hambatan perjalanan dapat diantisipasi sehingga aktivitas masyarakat tetap berlangsung dalam situasi yang aman dan kondusif.

Setelah menempuh perjalanan, rombongan tiba di Paroki St. Yohanes Pemandi Nasleu pada pukul 14.00 WITA. Seluruh rangkaian pengawalan berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa ditemukan hambatan maupun gangguan menonjol, anggota pengawalan kembali di Kantor Satpas Polres TTU, sekaligus menandai berakhirnya pelaksanaan tugas.

Keberhasilan kegiatan ini terlihat dari terlaksananya pengawalan sesuai dengan rencana, tercapainya tujuan perjalanan, serta terjaganya situasi keamanan dan ketertiban lalu lintas di sepanjang rute yang dilalui. Selain itu, pelaksanaan tugas tersebut mencerminkan kesiapsiagaan personel Satlantas Polres TTU dalam merespons kebutuhan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan yang melibatkan rombongan dan berpotensi memerlukan pengaturan lalu lintas.

Pengawalan kegiatan masyarakat merupakan salah satu bentuk pelayanan kepolisian yang mengedepankan langkah preventif, koordinasi, dan kehadiran langsung personel di lapangan. Dengan demikian, Polri tidak hanya berperan dalam penegakan hukum lalu lintas, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sosial, budaya, dan keagamaan dengan rasa aman.

Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres TTU terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan yang profesional, responsif, dan humanis. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan dapat semakin memperkuat kepercayaan publik serta mewujudkan situasi Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara.