Sumur Bor Bantuan Kapolda NTT Diresmikan, 35 KK di Dusun Beba Kini Nikmati Akses Air Bersih
Tribratanewsttu.com, Kefamenanu, 3 Oktober 2026 — Harapan masyarakat Dusun Beba, RT 022/RW 009, Desa Oelami, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), untuk mendapatkan akses air bersih yang lebih layak semakin nyata. Sumur bor bantuan Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) secara resmi diresmikan pada Sabtu (3/10/2026), sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat di wilayah tersebut.
Peresmian yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WITA itu turut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sosial serta bantuan perlengkapan sekolah oleh Kapolres TTU. Kegiatan dihadiri Bupati TTU, Danyon TP 877/Biinmafo, perwakilan Dandim 1618/TTU, perwakilan Dansatgas Pamtas RI-RDTL, perwakilan Kejaksaan Negeri Kefamenanu, Wakapolres TTU, Camat Bikomi Selatan, para Kabag, Kasat, Kasi dan Perwira Polres TTU, Kapolsek Miomaffo Timur, personel Polres TTU, Kepala Desa Oelami serta masyarakat setempat.
Kehadiran para pejabat dan unsur Forkopimda disambut masyarakat Desa Oelami melalui tutur adat dan pengalungan selendang. Suasana tersebut menjadi bagian dari ungkapan penghormatan sekaligus rasa syukur masyarakat atas perhatian yang diberikan kepada mereka.
Dalam sambutannya, Kapolres TTU menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor tersebut merupakan bantuan dari Kapolda NTT sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih.
Kapolres TTU juga menyampaikan permohonan maaf karena peresmian yang semula direncanakan dilakukan langsung oleh Kapolda NTT harus diwakilkan. Kapolda NTT pada saat bersamaan sedang melaksanakan kegiatan di Jakarta sehingga memberikan mandat kepada Kapolres TTU untuk meresmikan sumur bor tersebut agar fasilitas air bersih dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
“Sumur bor ini merupakan bantuan dari Bapak Kapolda NTT sebagai wujud kepedulian Polri. Beliau sangat memahami bahwa masyarakat NTT sangat membutuhkan air bersih,” ujar Kapolres TTU dalam sambutannya.
Menurutnya, terdapat 97 titik sumur bor bantuan di wilayah NTT, dengan empat titik berada di Kabupaten TTU, termasuk satu titik yang dibangun di Dusun Beba, Desa Oelami.

Sumur bor tersebut memiliki kedalaman 49 meter dan saat ini dimanfaatkan oleh sekitar 35 kepala keluarga di Dusun Beba. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi sangat berarti bagi masyarakat yang sebelumnya mengandalkan air dari embung untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, termasuk minum, mencuci dan menyiram tanaman.
Bupati TTU dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap perhatian Kapolda NTT kepada masyarakat. Menurutnya, bantuan sumur bor tersebut memberikan manfaat nyata karena air bersih merupakan kebutuhan bersama yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara bertanggung jawab.
“Air bersih merupakan kebutuhan bersama, bukan kebutuhan pribadi atau sekelompok orang. Untuk itu, mari kita jaga dan rawat dengan sepenuh hati,” ungkap Bupati TTU.
Bupati TTU juga mengajak masyarakat segera berkoordinasi dengan pemerintah desa maupun kecamatan apabila dalam pemanfaatan sumur bor terdapat kendala.
Usai rangkaian sambutan, dilakukan prosesi peresmian sumur bor yang ditandai dengan pembukaan secara simbolis fasilitas tersebut. Para pejabat bersama masyarakat kemudian meninjau langsung lokasi sumur bor untuk melihat fasilitas air yang akan digunakan masyarakat Dusun Beba.
Perwakilan masyarakat Dusun Beba, Blasius Bobo, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kapolda NTT beserta jajaran atas bantuan yang telah diberikan.
Ia menjelaskan bahwa sebelum adanya sumur bor, masyarakat Dusun Beba menggunakan air dari embung untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari. Karena itu, kehadiran sumur bor dinilai sangat membantu dan memberikan perubahan bagi masyarakat.
“Atas nama masyarakat Dusun Beba, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolda NTT dan jajaran yang telah memberikan bantuan sumur bor kepada kami. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Blasius.
Masyarakat berharap fasilitas tersebut dapat terus memberikan manfaat dalam jangka panjang. Mereka juga menyatakan komitmen untuk menjaga dan merawat sumur bor sehingga dapat digunakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Rangkaian kegiatan peresmian sumur bor bantuan Kapolda NTT, penyerahan bantuan sosial dan bantuan perlengkapan sekolah tersebut berakhir sekitar pukul 12.00 WITA. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar.
Bagi masyarakat Dusun Beba, sumur bor tersebut bukan sekadar fasilitas fisik, tetapi menjadi simbol perhatian dan kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus membuka harapan baru akan ketersediaan air bersih yang lebih mudah dan berkelanjutan.


