Air Sumur Bor Bantuan Kapolda NTT Mengalir, Warga Dusun Beba Panen Hasil Tanaman Secara Simbolis

Air Sumur Bor Bantuan Kapolda NTT Mengalir, Warga Dusun Beba Panen Hasil Tanaman Secara Simbolis

Tribratanewsttu.com, Kefamenanu, 3 Oktober 2026 — Aliran air dari sumur bor bantuan Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak hanya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat Dusun Beba, Desa Oelami, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), tetapi juga mulai memberikan manfaat bagi aktivitas pertanian warga.

Hal tersebut terlihat dalam rangkaian kegiatan peresmian sumur bor bantuan Kapolda NTT pada Sabtu (3/10/2026). Setelah prosesi peresmian, Kapolres TTU bersama sejumlah pejabat dan masyarakat melakukan penyiraman tanaman serta panen simbolis hasil tanaman warga yang memanfaatkan air dari sumur bor tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di RT 022/RW 009 Dusun Beba itu menjadi salah satu momen penting bagi masyarakat setempat. Air yang sebelumnya menjadi kebutuhan yang sulit diperoleh kini dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, termasuk mendukung kegiatan pertanian dan penyiraman tanaman di sekitar permukiman warga.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres TTU bersama salah satu personel Polri tampak melakukan penyiraman tanaman menggunakan selang yang dialiri air dari sumur bor. Aliran air terlihat mengalir deras dan digunakan untuk menyiram tanaman yang berada di sekitar lokasi.

Momen tersebut kemudian dilanjutkan dengan panen simbolis tanaman yang telah dirawat oleh masyarakat Dusun Beba. Hasil tanaman yang dipanen menjadi gambaran awal bagaimana ketersediaan air dapat dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas masyarakat, terutama bagi warga yang selama ini bergantung pada sumber air embung.

Sebelumnya, dalam sambutannya, Kapolres TTU menyampaikan bahwa bantuan sumur bor tersebut merupakan bentuk kepedulian Kapolda NTT kepada masyarakat yang membutuhkan akses air bersih. Sumur bor yang memiliki kedalaman 49 meter tersebut diperuntukkan bagi masyarakat Dusun Beba dan saat ini dapat dimanfaatkan oleh sekitar 35 kepala keluarga.

Kapolres TTU mengajak masyarakat untuk tidak hanya menggunakan air yang tersedia, tetapi juga menjaga dan merawat fasilitas sumur bor tersebut agar dapat terus memberikan manfaat.

“Harapan saya semoga bantuan sumur bor ini dapat benar-benar dimanfaatkan. Rawatlah sumber air ini karena air bersih merupakan kebutuhan kita,” pesan Kapolres TTU.

Ketersediaan air tersebut menjadi sangat berarti bagi masyarakat Dusun Beba. Sebelum adanya sumur bor, warga memanfaatkan air dari embung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari minum, mencuci hingga menyiram tanaman.

Perwakilan masyarakat Dusun Beba, Blasius Bobo, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolda NTT beserta jajaran atas bantuan yang telah diberikan.

Menurut Blasius, bantuan tersebut memberikan manfaat besar bagi masyarakat karena selama ini kebutuhan air mereka masih sangat bergantung pada air embung.

“Kami masyarakat Dusun Beba mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolda NTT dan jajaran yang sudah memberikan kami bantuan sumur bor,” ungkap Blasius.

Ia menambahkan bahwa air dari sumur bor sangat membantu masyarakat, termasuk dalam memenuhi kebutuhan untuk menyiram tanaman yang menjadi bagian dari aktivitas warga.

Ungkapan terima kasih tersebut juga menjadi bentuk apresiasi masyarakat terhadap perhatian Kapolda NTT yang telah menghadirkan fasilitas air bersih di wilayah mereka. Masyarakat berharap bantuan tersebut dapat terus memberikan manfaat, tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga mendukung aktivitas pertanian warga.

Bupati TTU yang hadir dalam kegiatan tersebut turut mengingatkan masyarakat agar fasilitas air bersih tersebut dijaga bersama. Menurutnya, air merupakan kebutuhan bersama sehingga penggunaannya harus dilakukan secara bijaksana dan fasilitas yang ada harus dirawat.

“Air bersih merupakan kebutuhan bersama, bukan kebutuhan pribadi atau sekelompok orang. Untuk itu jaga dan rawatlah dengan sepenuh hati,” tegas Bupati TTU.

Usai penyiraman tanaman dan panen simbolis, rombongan kemudian melakukan peninjauan langsung ke lokasi sumur bor bantuan Kapolda NTT. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi fasilitas sekaligus memastikan keberadaan sumber air dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Kegiatan penyiraman tanaman dan panen simbolis ini menjadi gambaran nyata bahwa bantuan sumur bor mulai memberikan dampak bagi kehidupan masyarakat Dusun Beba. Dari air yang mengalir, tumbuh harapan baru bagi warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mendukung kegiatan pertanian di lingkungan mereka.

Seluruh rangkaian kegiatan peresmian sumur bor, penyiraman tanaman, panen simbolis, penyerahan bantuan sosial dan perlengkapan sekolah selesai sekitar pukul 12.00 WITA dalam keadaan aman dan lancar.

Bagi masyarakat Dusun Beba, bantuan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Kapolda NTT dan jajaran Polri terhadap kebutuhan dasar warga. Mereka pun menyampaikan komitmen untuk menjaga serta memanfaatkan sumber air tersebut secara bersama-sama agar manfaatnya dapat dirasakan oleh 35 KK penerima manfaat secara berkelanjutan.