POLRES TTU GELAR JUMAT CURHAT, SERAP ASPIRASI MASYARAKAT KELURAHAN BANSONE

POLRES TTU GELAR JUMAT CURHAT, SERAP ASPIRASI MASYARAKAT KELURAHAN BANSONE
Foto : Suasana sesi tanya jawab berlangsung hangat dan interaktif, Kel. Bansone, Jumat 17/07/25.

Tribratanewsttu.com Kefamenanu, 17 Juli 2026 – Polres Timor Tengah Utara (TTU) kembali melaksanakan kegiatan Jumat Curhat sebagai wadah komunikasi langsung antara Polri dan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (17/7/2026) pukul 10.30 WITA di Aula Kantor Kelurahan Bansone, Kecamatan Kota Kefamenanu, ini dipimpin oleh Kasat Binmas Polres TTU dan dihadiri Lurah Bansone, personel Bhabinkamtibmas, para Ketua RT, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Dalam sambutannya, Lurah Bansone menyampaikan apresiasi kepada Polres TTU yang terus menghadirkan Program Jumat Curhat sebagai ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, keluhan, saran, maupun masukan demi meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian dan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang semakin kondusif.

Kasat Binmas Polres TTU, AKP I Made Seri menjelaskan bahwa Jumat Curhat merupakan program Polri yang telah berjalan selama hampir tiga tahun sebagai bentuk nyata pendekatan humanis kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memberikan penilaian, kritik, maupun saran terhadap berbagai pelayanan kepolisian seperti pelayanan SIM, SKCK, laporan kepolisian, hingga pelayanan publik lainnya. Selain melalui Jumat Curhat, Polri juga membuka berbagai kanal pengaduan melalui media sosial, kotak saran, maupun layanan pengaduan lainnya.

Suasana dialog berlangsung hangat dan interaktif. Berbagai persoalan disampaikan masyarakat, mulai dari usulan pelaksanaan kegiatan Jumat Bersih bersama Polri dan pemerintah kelurahan, apresiasi terhadap peran aktif Bhabinkamtibmas dalam membina keamanan di lingkungan sekolah, hingga keluhan terkait penggunaan lampu sorot dan lampu modifikasi pada kendaraan yang membahayakan pengguna jalan lainnya.

Masyarakat juga menyampaikan aspirasi mengenai kesulitan memperoleh BBM, harapan agar patroli malam lebih ditingkatkan untuk mencegah peredaran minuman keras, penanganan awal korban kecelakaan lalu lintas, kendala layanan Call Center 110 Polres TTU, kemudahan dalam proses penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM), serta mekanisme pelaporan perjudian dengan tetap menjaga kerahasiaan identitas pelapor.

Menanggapi seluruh masukan tersebut, Kasat Binmas Polres TTU menegaskan bahwa setiap aspirasi masyarakat akan menjadi bahan evaluasi dan akan diteruskan kepada satuan fungsi terkait. Untuk persoalan lampu modifikasi kendaraan, Polres TTU akan berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas guna melakukan penertiban. Sementara terkait distribusi BBM, Polres TTU bersama pemerintah daerah terus membahas langkah-langkah yang dapat memberikan solusi tanpa mengabaikan kebutuhan masyarakat.

Kasat Binmas juga menegaskan bahwa patroli kepolisian, termasuk Patroli Lampu Biru, selama ini rutin dilaksanakan setiap malam dan akan terus ditingkatkan sesuai kondisi kerawanan wilayah. Terkait penanganan kecelakaan lalu lintas, masyarakat diimbau untuk segera menghubungi kepolisian, namun apabila kondisi korban membutuhkan pertolongan segera, masyarakat dipersilakan mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan setelah terlebih dahulu mendokumentasikan posisi awal kejadian sebagai bagian dari proses olah tempat kejadian perkara.

Menanggapi kendala layanan Call Center 110, Kasat Binmas menjelaskan bahwa saat ini terdapat gangguan teknis pada sebagian perangkat, namun telah dilakukan pengecekan oleh tim dari Mabes Polri dan diharapkan segera kembali beroperasi secara optimal. Sementara terkait pelayanan SIM, seluruh masukan masyarakat akan dikoordinasikan dengan Satlantas Polres TTU agar proses pelayanan tetap berjalan sesuai ketentuan dengan memberikan kemudahan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Aipda Andi Panie turut memberikan edukasi mengenai mekanisme penerbitan izin keramaian serta pentingnya kesepakatan bersama dengan warga sekitar guna menjaga ketertiban selama pelaksanaan pesta atau kegiatan masyarakat. Ia juga membagikan praktik penyelesaian berbasis kearifan lokal yang selama ini diterapkan di wilayah binaannya sebagai upaya mencegah terjadinya konflik.

Kegiatan Jumat Curhat berakhir pada pukul 13.40 WITA dalam suasana aman, tertib, dan penuh keakraban. Melalui kegiatan ini, Polres TTU kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan dengan masyarakat, menyerap aspirasi secara langsung, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan responsif guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Timor Tengah Utara dengan semangat “Polri Untuk Masyarakat.”