Dekatkan Diri dengan Masyarakat, Bhabinkamtibmas Matabesi dan Tunbes Gelar Sambang Dialogis Demi Wujudkan Kamtibmas Kondusif
Tribratanewsttu.com, Matabesi,— Dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) secara berkelanjutan, Kepolisian Negara Republik Indonesia terus mengedepankan peran aktif Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak di lapangan. Langkah nyata ini ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Desa Matabesi dan Desa Tunbes, Aipda Luis Ribeiro, yang melaksanakan kegiatan sambang dialogis dan penyampaian imbauan Kamtibmas langsung ke rumah-rumah warga setempat pada Rabu pagi, 15 Juli 2026.
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 09.00 WITA tersebut menyasar pemukiman warga di kawasan Desa Matabesi dan Desa Tunbes. Dengan menggunakan pendekatan yang sangat humanis dan karismatik, Aipda Luis Ribeiro duduk bersama warga di sebuah pondok sederhana beratap rumbia. Suasana keakraban tampak jelas ketika personel Polri tersebut berdialog langsung dengan para tokoh keluarga, pemuda, hingga anak-anak yang turut mendengarkan pesan-pesan edukatif yang disampaikannya. Hal ini membuktikan bahwa Polri berkomitmen penuh untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat guna menciptakan rasa aman, nyaman, dan tenteram.
Dalam kesempatan tersebut, Aipda Luis Ribeiro menyampaikan beberapa poin materi imbauan yang sangat krusial terkait situasi keamanan terkini. Salah satu fokus utamanya adalah mengingatkan warga agar selalu waspada dan meningkatkan kepekaan terhadap potensi tindak pidana pencurian yang kerap meresahkan lingkungan. "Kami meminta seluruh elemen masyarakat untuk tidak lengah. Kepekaan terhadap lingkungan sekitar dan kehadiran orang asing yang mencurigakan harus segera diantisipasi demi mencegah terjadinya hal-hal yang tidak (diinginkan)," tegasnya di hadapan warga.
Selain masalah pencurian, perhatian serius juga dicurahkan pada dampak buruk konsumsi minuman keras (miras) di tingkat desa. Berdasarkan data evaluasi kamtibmas, Aipda Luis menegaskan bahwa sebagian besar kasus kekerasan fisik, seperti penganiayaan, pengeroyokan, hingga tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dipicu oleh pengaruh alkohol. Oleh karena itu, warga diimbau secara tegas untuk menjauhi miras guna menjaga keharmonisan keluarga serta ketertiban umum.
Guna mengoptimalkan sistem keamanan swakarsa, Bhabinkamtibmas juga mengajak warga untuk mengaktifkan dan meningkatkan kembali kegiatan sistem keamanan lingkungan (Siskamling). Melalui siskamling yang terstruktur dan aktif, diharapkan setiap potensi gangguan keamanan dapat dideteksi dan dicegah sejak dini. Aipda Luis menanamkan filosofi penting agar masyarakat mampu menjadi "polisi bagi diri sendiri", keluarga, dan lingkungannya, sehingga terwujud ketahanan sosial yang kuat.
Aksi sambang dialogis yang dilakukan secara mandiri oleh 1 personel ini berlangsung interaktif, aman, dan tertib hingga berakhir pada pukul 11.15 WITA. Respons positif pun mengalir dari masyarakat setempat yang merasa sangat diayomi dan diperhatikan oleh kehadiran kepolisian secara langsung di kediaman mereka. Kehadiran figur Bhabinkamtibmas ini berhasil mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat, sekaligus memastikan situasi di Desa Matabesi dan Desa Tunbes tetap kondusif, aman, dan harmonis.


