Satlantas Polres TTU Jalin Kedekatan dan Edukasi Tertib Berlalulintas Bersama Masyarakat, Lewat Program "Polantas Menyapa"
Tribratanewsttu.com, Kefamenanu (26/06/2026) – Kepolisian Negara Republik Indonesia terus berkomitmen untuk mengedepankan pendekatan yang humanis dalam menjalankan tugas pokoknya sebagai pemelihara kamtibmas, penegak hukum, serta pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Menyadari pentingnya membangun kesadaran hukum sejak dini sekaligus mempererat kemitraan dengan warga, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Timor Tengah Utara menggelar sebuah inovasi kreatif di lapangan.
Pada hari Jumat, dimulai pada pukul 09.00 WITA, Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres TTU melaksanakan kegiatan sosialisasi khusus bertajuk “Polantas Menyapa”. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Unit Kamsel bersama dua orang anggotanya. Tim bergerak secara mobile menyisir seputaran Kota Kefamenanu, menyambangi berbagai titik keramaian yang menjadi pusat aktivitas masyarakat di wilayah hukum Polres TTU.
Dalam pelaksanaan program "Polantas Menyapa" ini, personel kepolisian tidak sekadar melakukan pengawasan lalu lintas, melainkan aktif berinteraksi untuk memberikan himbauan dan sosialisasi secara humanis terkait pentingnya tertib berlalulintas demi keselamatan bersama. Beberapa poin krusial yang ditekankan oleh petugas kepada para pengendara roda dua dan roda empat meliputi:
- Kelengkapan Kendaraan: Mengimbau para pengendara sepeda motor untuk wajib memasang kaca spion dan tanda nomor kendaraan bermotor (plat nomor) resmi.
- Keselamatan Pengendara: Mewajibkan penggunaan Helm berstandar SNI bagi pengendara maupun penumpang di sela-sela aktivitas berkendara, serta membatasi muatan agar tidak berboncengan lebih dari satu orang.
- Larangan Pelanggaran Berisiko: Melarang keras penggunaan knalpot racing (brong) yang mengganggu kenyamanan publik, serta melarang berkendara di bawah pengaruh alkohol atau sambil menggunakan telepon genggam.
- Kepatuhan Rambu: Mengedukasi masyarakat agar senantiasa mematuhi rambu-rambu lalu lintas demi meminimalisir angka kecelakaan di jalan raya.
Hal yang membuat program ini terasa kompleks dan mendalam adalah metode yang diterapkan oleh Unit Kamsel Polres TTU. Petugas mengedepankan metode komunikasi dua arah (two-way communication). Melalui dialog interaktif ini, pihak kepolisian berhasil mendekatkan diri ke jantung kehidupan sosial masyarakat, sehingga dapat menampung langsung aspirasi, masukan, maupun keluhan seputar permasalahan lalu lintas dan kamtibmas yang dirasakan oleh warga sehari-hari.
Keberhasilan pembentukan kedekatan emosional ini juga tampak nyata menyasar generasi muda di wilayah perbatasan. Personel Satlantas Polres TTU membaur dengan penuh kehangatan bersama puluhan anak-anak sekolah yang mengenakan seragam merah-putih dan pakaian olahraga. Dengan senyum ramah, petugas kepolisian dan anak-anak tersebut secara bersama-sama membentangkan spanduk bertuliskan "Polantas Menyapa“ Satlantas Polres Timor Tengah Utara", menunjukkan bahwa kehadiran Polri kini menjadi sosok yang dicintai dan bersahabat bagi anak-anak.
Melalui sinergi dan komunikasi yang erat ini, Unit Kamsel Polres TTU berharap stabilitas keamanan serta ketertiban berkendara di seputaran Kota Kefamenanu dapat terus terjaga dengan baik. Program "Polantas Menyapa" pun sukses berjalan secara aman, lancar, dan mendapat respons positif dari segenap elemen masyarakat.


