Optimalkan Pelayanan Publik, Kapolres TTU Gelar "Jumat Curhat" Tegaskan Komitmen Polri Sebagai Pelindung dan Pelayan Masyarakat

Optimalkan Pelayanan Publik, Kapolres TTU Gelar
tanya jawab Kapolres TTU bersama masyarakat

Tribratanewsttu.com, Boronubaen Timur – Dalam upaya mempererat kedekatan antara institusi kepolisian dengan masyarakat serta menyerap aspirasi langsung dari masyarakat, Polres Timor Tengah Utara kembali menggelar kegiatan unggulan "Jumat Curhat", Bertempat di lahan Polsek Biboki Utara, Kelurahan Boronubaen Timur, Kabupaten TTU, kegiatan ini berlangsung khidmat pada Jumat, 8 Mei 2026, mulai pukul 11.50 WITA.

Acara ini dipimpin langsung oleh Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, S.I.K, M.M., didampingi oleh jajaran pejabat utama (PJU) Polres TTU, termasuk Kabag SDM, Kabag Log, Kasat Lantas, serta Kasie Propam. Kehadiran unsur Forkopincam, tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama menunjukkan sinergitas yang kuat dalam menjaga kondusivitas wilayah hukum Biboki Utara.

Dalam arahannya, Kapolres TTU menekankan bahwa tugas pokok Polri sesuai amanat UU Nomor 2 Tahun 2002 adalah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, serta penegak hukum. Kapolres menegaskan bahwa Polri saat ini terus bertransformasi menuju pelayanan yang lebih transparan dan akuntabel.

Sebagai bentuk respons cepat terhadap gangguan kamtibmas, Kapolres mempromosikan Layanan Kontak Center 110.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menggunakan Layanan Call Center 110. Ini adalah akses cepat dan gratis bagi warga yang membutuhkan bantuan polisi, melaporkan tindak pidana, kecelakaan, hingga aktivitas perjudian. Kami siap melayani 24 jam," tegas Kapolres TTU.

Selain itu, Kabag SDM Polres TTU memberikan sosialisasi mengenai penerimaan calon anggota Polri. Beliau menekankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis), memastikan bahwa proses pendaftaran hingga seleksi tidak dipungut biaya sepeser pun (gratis), guna menepis isu miring yang sering beredar di media sosial.

Kegiatan menjadi sangat interaktif saat memasuki sesi dialog. Berikut adalah rangkuman tanya jawab antara masyarakat dan pihak Kepolisian:

1. Fabianus Sikone (Tokoh Masyarakat)

  • Pertanyaan: Apakah benar isu di media sosial bahwa SIM kini berlaku seumur hidup? Lalu, bagaimana penanganan pencurian ternak sapi dan apakah masuk Polri benar-benar tanpa biaya?

Jawaban (Kasat Lantas & Kabag SDM): Isu SIM seumur hidup adalah Hoax. Berdasarkan aturan, SIM berlaku selama 5 tahun. Terkait rekrutmen Polri, kami pastikan 100% gratis. Mengenai pencurian ternak, Polres akan memperketat pengamanan di Pos Terpadu.

2. Yohanes Amleni (Tokoh Adat)

  • Pertanyaan: Kami mohon bantuan penertiban hewan ternak agar tidak masuk ke kebun petani dan penertiban kendaraan yang melanggar aturan.

Jawaban (Kapolres & Sekcam): Sekcam Biboki Utara akan mengundang para Kepala Desa untuk merumuskan Peraturan Desa (Perdes) mengenai ternak. Sementara untuk kendaraan, Kasat Lantas akan meningkatkan edukasi dan peneguran terhadap kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis (spektek).

3. Tokoh Agama

  • Pertanyaan: Kami mohon perhatian pemerintah terkait irigasi yang rusak serta penindakan terhadap perjudian di lokasi duka (orang mati).

Jawaban (Kapolres): Terkait perjudian, kami minta warga segera melapor melalui Dumas Presisi atau Layanan 110. Untuk irigasi, Kapolres akan segera berkoordinasi dengan Bupati TTU agar mendapat perhatian prioritas karena menyangkut hajat hidup petani.

 

Dari hasil tanya jawab tersebut masyarakat merasa puas karena apa yang selama ini menjadi pertanyaan dalam hati Masyarakat dijawab dengan jelas dan singkat oleh Tim dari Polres TTU.

Kegiatan berakhir pada pukul 12.00 WITA dalam keadaan aman dan lancar. Melalui program Jumat Curhat ini, Polres TTU berharap tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat, selaras dengan semangat Polri yang Presisi dalam memberikan pelayanan prima bagi seluruh lapisan masyarakat di kabupaten TTU.