Senyum di Balik Gang Fafibola: Kala Tangan Dingin Bhabinkamtibmas Antarkan Amanah Kapolres TTU
Tribratanewsttu.com Tubuhue, TTU - – Bagi seorang Bhabinkamtibmas, memahami kondisi ekonomi warga adalah bagian tak terpisahkan dari upaya menjaga stabilitas keamanan. Pada Kamis siang (15/01/2026), Aipda Arianto Sabuin, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tubuhue, menunjukkan dedikasinya bukan melalui patroli keamanan biasa, melainkan melalui aksi kemanusiaan. Ia mengawal langsung jalannya distribusi bantuan sosial (Bansos) dari Ibu Kapolres TTU untuk masyarakat kurang mampu di wilayah Fafibola, tepatnya di RT 22 dan RT 35.
Peran Aipda Arianto dalam kegiatan ini sangatlah krusial. Sebagai ujung tombak Polri di tingkat kelurahan, ia adalah sosok yang paling memahami pemetaan sosial di wilayahnya. Kehadirannya memastikan bahwa bantuan yang disalurkan tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Dimulai pukul 13.00 WITA, Aipda Arianto bersama tim berkekuatan 12 personel Polri mendatangi satu per satu rumah warga, menembus gang-gang sempit di Fafibola untuk memastikan amanah dari pimpinan Polri tersampaikan dengan baik.
Dalam kegiatan tersebut, Aipda Arianto tidak hanya sekadar menyerahkan paket bantuan. Ia memanfaatkan momentum ini untuk melakukan dialog dari hati ke hati dengan warga. Baginya, bansos adalah instrumen untuk mempererat hubungan emosional antara Polri dan rakyat. Kehadiran personel Polri di tengah kesulitan ekonomi warga menjadi bukti nyata bahwa negara hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk merangkul dan membantu meringankan beban hidup masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari tersebut berjalan dengan sangat tertib. Aipda Arianto berhasil mengelola antusiasme warga sehingga tidak terjadi kerumunan yang tidak teratur. "Tugas kami adalah memastikan setiap warga di RT 22 dan RT 35 merasakan perhatian dari institusi Polri. Keamanan wilayah dimulai dari terpenuhinya rasa keadilan dan kesejahteraan di tingkat keluarga," ungkapnya di sela-sela giat. Melalui aksi ini, citra Polri sebagai pelindung dan pengayom semakin kuat tertanam di benak warga Tubuhue.


