Sentuhan Kasih di Gerbang Ilmu, Kala Kapolres TTU Merajut Senyum Siswa SDK Peboko melalui Aksi Kemanusiaan
Tribratanewsttu, Kefamenanu – Di balik seragam tegas dan tanggung jawab besar menjaga keamanan wilayah perbatasan, tersimpan sisi humanis yang menyentuh hati. Suasana hangat menyelimuti Sekolah Dasar Katholik Peboko, pada Jumat pagi (27/02/2026), ketika rutinitas kedinasan melebur menjadi aksi nyata kepedulian terhadap masa depan bangsa.
Di sela-sela agenda Jumat Curhat sebuah program dialogis yang di adakan untuk menyerap aspirasi masyarakat, Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, S.I.K., M.M., menyempatkan diri untuk menghampiri para tunas bangsa. Kehadiran beliau kali ini tidak hanya membawa pesan kamtibmas, tetapi juga membawa "buah tangan" spesial berupa bantuan sosial Tas sekolah yang di dalamnya berisikan alat tulis dan buku-buku baru untuk keprluan sekolah.
Aksi sosial kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa tugas Polri tidak hanya soal penegakan hukum, melainkan juga tentang pengabdian dan empati. Di tengah padatnya jadwal menjaga kondusivitas daerah, AKBP Eliana Papote menunjukkan bahwa seorang pemimpin harus mampu menyentuh akar rumput, termasuk memperhatikan kebutuhan mendasar anak-anak dalam menuntut ilmu.
Pemandangan indah terlihat saat Kapolres perempuan pertama di TTU ini berlutut menyamai tinggi badan para siswa, memakaikan tas di bahu mereka, dan memberikan semangat untuk terus belajar. Tas-tas tersebut bukan sekadar perlengkapan sekolah, melainkan simbol dukungan moral agar anak-anak di TTU tidak pernah menyerah dalam meraih cita-cita.
Wajah-wajah mungil itu tampak berseri. Sorak sorai dan tawa malu-malu pecah saat satu per satu siswa menerima paket alat tulis. Antusiasme ini disambut haru oleh para guru yang menyaksikan langsung momen langka tersebut.
"Kami sangat terharu. Jarang sekali anak-anak kami bisa berinteraksi sedekat ini dengan Ibu Kapolres. Bantuan ini sangat berarti bagi anak didik kami, terutama untuk memotivasi mereka agar lebih rajin sekolah. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara di tengah dunia pendidikan," ungkap kepala Sekolah SDK Peboko dengan mata berkaca-kaca.
Dalam pernyataannya, AKBP Eliana Papote, S.I.K., M.M., menekankan bahwa pendidikan adalah kunci utama untuk memutus mata rantai kemiskinan dan kejahatan di masa depan. Beliau berharap bantuan kecil ini dapat meringankan beban orang tua dan memicu semangat belajar para siswa.
"Kegiatan Jumat Curhat bukan hanya soal mendengar keluhan keamanan, tapi juga tentang bagaimana kami bisa hadir sebagai solusi dan sahabat bagi masyarakat. Anak-anak ini adalah pemilik masa depan TTU. Kami ingin mereka tahu bahwa Polri sangat mendukung pendidikan mereka. Jangan lihat nilainya, tapi lihatlah ini sebagai bentuk cinta kami agar mereka terus semangat bersekolah dan menjadi generasi yang membanggakan," tutur AKBP Eliana Papote.
Melalui aksi ini, Polres TTU kembali membuktikan bahwa kemanusiaan adalah jiwa dari setiap tugas kepolisian. Sebuah Tas sekolah mungkin tampak sederhana, namun di tangan seorang siswa, itu adalah bekal untuk mengubah dunia.


