Pererat Tali Silaturahmi, Kapospol Motadik Gelar Patroli Dialogis dan Sambang Warga di Biboki Anleu
Tribratanewsttu.com, Motadik (09/07/2026) – Guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, jajaran Kepolisian Sektor Biboki Anleu melalui Pos Polisi Motadik terus mengintensifkan kegiatan Patroli Cipta Kondisi (Cipkon). Langkah ini diwujudkan melalui pendekatan humanis yang langsung menyentuh lini masyarakat bawah.
Pada Kamis malam pukul 19.00 WITA, Kapospol Motadik, Aipda Agustinus Mali, memimpin langsung jalannya patroli dialogis. Berbeda dari patroli konvensional, kali ini petugas memilih menyambangi rumah duka Almarhum Bapak Gradus Manek yang berlokasi di RT 01/RW 01, Dusun 3, Desa Motadik, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).
Kehadiran personel Polri di tengah suasana duka ini disambut hangat oleh pihak keluarga serta warga dari tiga desa sekitar, yakni Desa Motadik, Desa Nonat Batan, dan Desa Sifa Niha yang sedang berkumpul memberikan penghormatan terakhir.
Kehadiran Polri di rumah duka menjadi bukti nyata dari komitmen Korps Bhayangkara untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dalam segala situasi, baik formal maupun dalam momen personal warga. Sambil duduk melingkar di bawah tenda bersama tokoh masyarakat, pemuda, dan warga, Aipda Agustinus Mali membuka ruang komunikasi yang cair dan tanpa sekat.
Patroli dialogis ini sengaja dirancang sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan serta untuk membangun ikatan emosional yang kuat antara kepolisian dan masyarakat. Melalui dialog yang inklusif ini, polisi dapat menyerap langsung keluhan, aspirasi, maupun informasi terkait situasi keamanan di wilayah perbatasan tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Kapospol Motadik menyampaikan serangkaian imbauan penting demi menjaga stabilitas keamanan di tingkat desa, dusun, hingga lingkup RT/RW.
"Setiap warga hendaknya mampu menjadi polisi bagi dirinya sendiri (mempolisikan diri sendiri)," tegas Aipda Agustinus Mali di hadapan warga yang hadir.
Artinya, setiap individu diharapkan memiliki kesadaran hukum yang tinggi dan secara mandiri menjaga keamanan di lingkungan tempat tinggal masing-masing tanpa harus selalu mengandalkan kehadiran fisik petugas.
Lebih lanjut, Kapospol memberikan penekanan khusus untuk menjauhi berbagai bentuk "penyakit masyarakat" (pekat) yang kerap menjadi pemicu tindak kriminal yang lebih besar, di antaranya:
- Warga diimbau keras untuk menghindari konsumsi minuman keras (miras) dan menjauhi segala bentuk aktivitas judi, baik judi konvensional (manual) maupun judi online yang kian marak.
- Meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pidana pencurian serta permasalahan terkait perpajakan wilayah.
- Mengimbau agar setiap riak atau konflik dalam keluarga diselesaikan dengan kepala dingin demi menjaga keharmonisan rumah tangga.
Ia menambahkan, apabila warga menemukan adanya indikasi gangguan kamtibmas atau tindakan yang mencurigakan, mereka diharapkan segera melaporkannya ke Pos Polisi terdekat agar dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Kegiatan patroli dialogis dan sambang warga ini berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban. Pada pukul 21.00 WITA, seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan. Berdasarkan pemantauan di lapangan, situasi kamtibmas di wilayah Desa Motadik, Desa Nonat Batan, dan Desa Sifa Niha dilaporkan berada dalam keadaan aman, kondusif, dan terkendali.
Melalui sinergi erat antara Polri dan masyarakat, diharapkan keamanan di wilayah Kecamatan Biboki Anleu dapat terus terjaga secara berkelanjutan.


