Perkuat Integritas dan Kompetensi, Personel Satreskrim dan Satresnarkoba Perdalam Ilmu Melalui Dikbangspes Mandiri Bareskrim Polri 2026

Perkuat Integritas dan Kompetensi, Personel Satreskrim dan Satresnarkoba Perdalam Ilmu Melalui Dikbangspes Mandiri Bareskrim Polri 2026

Tribratanewsttu.com, Kefamenanu – 05/05/2026, Memasuki hari kedua puluh enam pelaksanaan Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (Dikbangspes) Mandiri Bareskrim Polri Kewilayahan Tahun Anggaran 2026, jajaran personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) terus menunjukkan dedikasi tinggi dalam mengikuti rangkaian pelatihan intensif secara daring. Kegiatan yang dipusatkan di ruang aula Polres TTU ini bertujuan untuk mempertajam kemampuan taktis dan teknis para penyidik dalam menghadapi kompleksitas tindak pidana di era modern.

Sebanyak 32 personel terlibat aktif dalam kegiatan ini, yang terdiri dari 29 orang peserta didik (Serdik) yang merupakan bintara dan perwira di unit operasional. Uniknya, pelatihan ini tidak hanya melibatkan peserta didik, tetapi juga didampingi langsung oleh pimpinan satuan sebagai bentuk pengawasan melekat. Dimana dapat kita lihat di lokasi, Kasat Narkoba bertindak sebagai pengasuh, Kasat Reskrim selaku pengawas, serta KBO Reskrim yang bertugas sebagai pendamping teknis selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan Dikbangspes ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan penuh, dimulai sejak tanggal 09 April hingga berakhir pada 08 Mei 2026. Mengingat materi yang disampaikan sangat Penting, jadwal pembelajaran disusun dengan disiplin yang ketat, dimulai pukul 07.00 WITA hingga berakhir pada pukul 19.00 WITA setiap harinya. Kurikulum pelatihan ini disampaikan langsung oleh tenaga pengajar ahli dan narasumber kompeten dari Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Bareskrim Mabes Polri melalui platform komunikasi video digital.

Fokus utama dari pelatihan ini adalah peningkatan kemampuan personil dalam penanganan kasus yang lebih profesional, prosedural, dan transparan, serta keahlian dalam membuat administrasi. Materi yang diberikan mencakup teknik investigasi terbaru, digital forensics, strategi pemberantasan peredaran narkotika jaringan internasional, hingga pemahaman mendalam mengenai manajemen penyidikan yang akuntabel.

“Di tengah dinamika kejahatan yang semakin canggih, transformasi kemampuan personil adalah harga mati, Melalui Dikbangspes Mandiri ini, kami memastikan bahwa setiap penyidik di wilayah memiliki standar kemampuan yang sama dengan pusat, khususnya dalam penguasaan regulasi dan teknik interogasi yang humanis namun efektif,” ujar Kapolres TTU AKBP Eliana Papote, S.I.K, M.M.

Penggunaan teknologi daring dalam pelatihan ini menunjukkan adaptasi Polri terhadap efisiensi tanpa mengurangi substansi pengajaran, Meskipun terpisah jarak dengan instruktur dari Mabes Polri, interaksi dua arah tetap berjalan dinamis, Para peserta tetap serius menyimak paparan yang ditampilkan melalui layar besar, sembari melakukan diskusi kelompok untuk memecahkan simulasi kasus yang diberikan.

Dengan pelatihan yang berlangsung selama 30 hari ini, diharapkan para personel Satreskrim dan Satresnarkoba dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk memberikan rasa keadilan yang lebih nyata bagi masyarakat serta meningkatkan persentase penyelesaian perkara di wilayah hukum mereka masing-masing, Pelatihan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mewujudkan personel yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) dalam menjalankan tugas penegakan hukum.