Patroli Dialogis Pospol Mioteng Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat, Sampaikan Himbauan Kamtibmas
Tribratanewsttu.com, Mioteng (13/08/2026) – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran Polri hingga ke tingkat lingkungan warga. Tidak hanya melalui kegiatan patroli rutin, kehadiran personel Polri di tengah masyarakat juga diwujudkan melalui patroli dialogis yang mengedepankan komunikasi, pendekatan humanis, serta mendengarkan langsung berbagai persoalan dan aspirasi masyarakat.
Hal tersebut dilakukan oleh personel Pos Polisi (Pospol) Mioteng pada Kamis, Bertempat di salah satu rumah warga yang berada di wilayah hukum Pospol Mioteng, AIPTU Tonci P. Mony dan AIPDA Maxmelyan E. Ottu melaksanakan patroli dialogis sekaligus menyampaikan sejumlah himbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WITA dan berlangsung hingga pukul 11.20 WITA. Dalam kegiatan tersebut, kedua personel tidak hanya sekadar melakukan pemantauan situasi, tetapi juga berinteraksi secara langsung dengan warga dalam suasana yang santai dan penuh keakraban. Pendekatan seperti ini dinilai penting untuk membangun komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat.
Melalui patroli dialogis, personel Polri memberikan ruang kepada warga untuk menyampaikan berbagai informasi, keluhan, maupun aspirasi yang berkaitan dengan kondisi keamanan di lingkungan tempat tinggal mereka. Dengan mendengarkan secara langsung kondisi masyarakat, Polri dapat memperoleh gambaran mengenai situasi kamtibmas sekaligus mendorong warga agar bersama-sama berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, personel Pospol Mioteng juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pidana pencurian. Warga diingatkan untuk tidak lengah dalam menjaga rumah dan barang berharga, memastikan pintu dan jendela terkunci saat meninggalkan rumah, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas atau orang yang mencurigakan.
Selain itu, masyarakat diberikan pemahaman mengenai dampak negatif minuman keras (miras) yang berpotensi menjadi pemicu berbagai gangguan kamtibmas, seperti keributan, kekerasan, maupun tindak pidana lainnya. Warga juga dihimbau untuk menjauhi dan tidak terlibat dalam aktivitas perjudian, karena selain merugikan diri sendiri dan keluarga, perjudian dapat menimbulkan persoalan sosial serta gangguan keamanan di lingkungan masyarakat.
Perhatian juga diberikan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Personel mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terutama pada kondisi cuaca yang kering. Masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya kebakaran atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Patroli dialogis tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Polri yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pencegahan dan kemitraan dengan masyarakat. Komunikasi yang terbangun diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga bahwa keamanan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab Polri, melainkan membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
Dengan mengedepankan pendekatan yang humanis, personel Pospol Mioteng terus berupaya membangun hubungan yang dekat dan harmonis dengan masyarakat. Kehadiran polisi di tengah warga diharapkan mampu menciptakan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Kegiatan patroli dialogis berakhir pada pukul 11.20 WITA. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan lancar. Polri akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan komunikasi langsung dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Pospol Mioteng.


