Konser Amal “Nada Harapan TTU untuk Flores”, Seniman dan Polres TTU Galang Kepedulian untuk Korban Gempa
Tribratanewsttu.com, Kefamenanu – Semangat kemanusiaan masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) untuk membantu saudara-saudara di Pulau Flores yang terdampak bencana gempa bumi diwujudkan melalui gelaran Festival Musik “Nada Harapan TTU untuk Flores” yang digelar Seniman TTU bersama Polres TTU di Lapangan Oemanu, Kefamenanu, Sabtu (22/8/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 18.00 WITA tersebut menjadi panggung kebersamaan antara pemerintah daerah, aparat keamanan, seniman, tokoh agama, influencer, dan masyarakat TTU untuk menggalang dana kemanusiaan bagi warga Flores yang tengah menghadapi dampak bencana alam.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati TTU, Kapolres TTU AKBP Eliana Papote, S.I.K., M.M., Dandim 1618 TTU, perwakilan Kepala Kejaksaan Negeri Kefamenanu, para pejabat utama Polres TTU, unsur Forkopimda Kabupaten TTU, para tokoh agama, tamu undangan, para seniman dan pengisi acara, personel Polres TTU serta masyarakat Kabupaten TTU.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa bersama. Suasana kemudian semakin mengharukan ketika para seniman membawakan lagu “Ibu Pertiwi”, yang menjadi simbol kepedulian terhadap masyarakat Indonesia yang sedang mengalami musibah.
Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Kapolres TTU dan Bupati TTU, kemudian berbagai pertunjukan seni dan musik. Sejumlah penampilan turut mewarnai malam amal tersebut, di antaranya tarian etnis Manggarai, tarian etnis Ngada, tarian etnis Sikka Maumere, penampilan HPM Band, Ven Makun dan Abylio dkk, Goy Abainpah & Friend, Rap Deztrol (X), Freeman Band, Soul Band, hingga Zefanya feat All Artis “Flobamora”.

Tidak hanya menampilkan musik dan seni budaya, kegiatan juga diisi dengan sesi berbagi kasih/cerita, penggalangan dana secara langsung, penggalangan melalui live TikTok influencer, pembacaan dana sementara serta penampilan puisi Justin Anunut.
Dalam sambutannya, Kapolres TTU AKBP Eliana Papote mengajak seluruh masyarakat TTU untuk membuka hati dan menyisihkan sebagian rezeki guna membantu saudara-saudara di Flores yang terdampak gempa bumi.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar pertunjukan musik, tetapi merupakan gerakan kemanusiaan yang diharapkan mampu menggugah kepedulian seluruh elemen masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kita ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyisihkan sebagian rezeki yang kita miliki untuk saudara-saudara kita di Flores. Ini adalah bentuk kepedulian dan solidaritas kita sebagai sesama masyarakat Nusa Tenggara Timur,” pesan Kapolres TTU.
Senada dengan hal tersebut, Bupati TTU turut mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan terbaik bagi masyarakat Flores yang sedang dalam masa pemulihan akibat bencana.
Puncak kegiatan ditandai dengan doa bersama untuk kebangkitan, keselamatan, semangat dan kekuatan bagi masyarakat Flores yang dipimpin oleh tiga pemuka agama dari unsur Islam, Kristen dan Hindu di Kabupaten TTU.
Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 23.00 WITA, penggalangan dana sementara berhasil menghimpun Rp98.990.000.
Dana tersebut berasal dari sumbangan Polres TTU sebesar Rp75.000.000, donasi melalui live TikTok influencer sebesar Rp7.600.000, kegiatan Car Free Day (CFD) pagi sebesar Rp1.383.000, serta Car Free Night malam dari masyarakat TTU sebesar Rp13.637.000.
Penggalangan dana masih dibuka hingga Rabu, 26 Agustus 2026, sehingga jumlah tersebut masih berpotensi bertambah.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar. Melalui “Nada Harapan TTU untuk Flores”, musik, seni dan kebersamaan masyarakat TTU diubah menjadi energi kemanusiaan untuk membantu meringankan beban masyarakat Flores yang terdampak gempa bumi.


