Kibarkan Merah Putih di Tapal Batas, Polres TTU dan Satgas Pamtas Teguhkan Nasionalisme untuk NKRI
Tribratanewsttu.com, Miomaffo Barat, 15 Agustus 2026 — Semangat nasionalisme kembali dikobarkan dari wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polres Timor Tengah Utara (TTU) bersama Mako Satgas Pamtas Sektor Barat melaksanakan pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Bukit Bijaelsunan, Desa Manusasi, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten TTU, yang berbatasan langsung dengan Republik Demokratik Timor-Leste (RDTL), Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WITA tersebut bukan sekadar seremoni menyambut hari kemerdekaan. Pengibaran Merah Putih di kawasan perbatasan menjadi simbol nyata kehadiran negara sekaligus wujud semangat TNI-Polri dalam menjaga keutuhan wilayah NKRI, khususnya di garis terdepan kedaulatan bangsa.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres TTU AKBP Eliana Papote, S.I.K., M.M. bersama Danyon Pamtas Sektor Barat Letkol Endis Fahrul Rizal, Wadanyon Pamtas Sektor Barat Mayor Fitra Juni Awan, Kabag SDM Polres TTU, Kasat Narkoba, Kasat Lantas, Kasat Reskrim, Kapolsek Miomaffo Barat, para perwira serta personel Polres TTU dan Satgas Pamtas Sektor Barat.
Rangkaian kegiatan diawali sekitar pukul 08.50 WITA ketika Kapolres TTU bersama rombongan tiba di Desa Saenam dan bertemu dengan Danyon Pamtas Sektor Barat beserta anggota. Pertemuan tersebut dilanjutkan dengan konsolidasi untuk mempersiapkan pelaksanaan kegiatan sekaligus memastikan seluruh personel memahami tugas masing-masing.
Dalam konsolidasi tersebut, rombongan dibagi menjadi dua regu. Regu pertama, di bawah pimpinan Kapolres TTU dan Danyon Pamtas Sektor Barat, bergerak menuju Puncak Bukit Bijaelsunan untuk melaksanakan pengibaran Bendera Merah Putih. Sementara Regu kedua, di bawah pimpinan Pasi Intel Pamtas Sektor Barat dan Kanit Raimas Polres TTU, menggunakan sepeda motor trail untuk melaksanakan patroli perbatasan dari Desa Manusasi hingga Desa Haumeniana.
Sebelum bergerak melaksanakan tugas, semangat personel dibangkitkan melalui yel-yel bersama yang dipimpin langsung oleh Kapolres TTU dan Danyon Pamtas Sektor Barat. Dengan penuh semangat, seluruh personel menyerukan, “TNI-Polri siap mengamankan wilayah perbatasan!” serta “TNI-Polri solid, militan, Presisi!”
Seruan tersebut menggambarkan kuatnya sinergitas TNI-Polri dalam menjalankan tugas menjaga keamanan wilayah perbatasan. Di tengah kondisi geografis yang menantang, kekompakan dan soliditas menjadi kekuatan penting untuk memastikan wilayah perbatasan tetap aman serta aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik.
Sekitar pukul 09.50 WITA, Kapolres TTU bersama Danyon Pamtas Sektor Barat dan personel tiba di Puncak Bukit Bijaelsunan, tepatnya di kawasan Patok 81/Patok Portugis yang menjadi bagian dari batas Negara RI-RDTL. Di tempat tersebut, Bendera Merah Putih dikibarkan dengan penuh penghormatan. Selain itu, personel membentangkan Bendera Merah Putih, menciptakan pemandangan penuh makna di atas kawasan perbatasan.
Kibaran Merah Putih di tapal batas menjadi pesan kuat bahwa setiap jengkal wilayah Indonesia memiliki arti penting bagi kedaulatan negara. Dari kawasan perbatasan TTU, semangat kemerdekaan kembali ditegaskan bahwa NKRI adalah harga mati yang harus dijaga bersama.
Momentum tersebut juga menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati masyarakat Indonesia hari ini merupakan hasil perjuangan panjang para pahlawan. Karena itu, generasi penerus memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan, menghormati jasa para pejuang, mengisi kemerdekaan dengan karya, serta mempertahankan keutuhan wilayah Indonesia.
Pada pukul 10.30 WITA, Kapolres TTU bersama Danyon Pamtas Sektor Barat dan seluruh personel melaksanakan pembuatan video ucapan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Pesan tersebut menjadi refleksi bahwa kemerdekaan harus terus diisi dengan upaya mewujudkan Indonesia yang kuat, berdaulat, adil, dan sejahtera.
Di sisi lain, pelaksanaan patroli perbatasan oleh Regu 2 menunjukkan bahwa kegiatan tersebut tidak berhenti pada simbol nasionalisme. Kehadiran personel TNI-Polri di wilayah perbatasan merupakan bagian dari pelaksanaan tugas nyata dalam menjaga keamanan serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di kawasan tapal batas.

Bagi Polri, keterlibatan dalam kegiatan tersebut merupakan wujud nyata semangat “Polri untuk NKRI”. Personel Polri hadir bersama TNI untuk memastikan keamanan masyarakat sekaligus memperkuat rasa cinta tanah air di wilayah perbatasan. Sinergitas tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga kedaulatan dan menciptakan situasi yang aman serta kondusif.
Sekitar pukul 11.40 WITA, seluruh rangkaian kegiatan pengibaran Bendera Merah Putih dan patroli perbatasan selesai dilaksanakan. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, selanjutnya Kapolres TTU bersama rombongan kembali menuju Kefamenanu.
Dari Puncak Bukit Bijaelsunan, Merah Putih tidak hanya dikibarkan sebagai simbol sebuah bangsa, tetapi juga sebagai pesan bahwa semangat perjuangan, nasionalisme, dan kecintaan terhadap NKRI terus hidup di wilayah perbatasan.
TNI-Polri solid menjaga tapal batas, Merah Putih berkibar di setiap jengkal negeri, dan pengabdian kepada NKRI terus menjadi komitmen yang tidak pernah berhenti.


