Polres TTU Prioritaskan Kesehatan dan Keselamatan Anggota dalam Turnamen Futsal Menyambut HUT Bhayangkara Ke-80
Tribratanewsttu.com, Kefamenanu (25/06/2026) – Menyambut Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Resor Timor Tengah Utara menggelar serangkaian kegiatan, salah satunya adalah Pertandingan Futsal antar-anggota. Bertempat di Gedung Mutiara Futsal, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang unjuk sportivitas dan kebersamaan, melainkan juga cerminan komitmen Polres TTU dalam menjaga keselamatan personel melalui pengawasan medis yang ketat.
Pada Kamis sore tepat pukul 16.30 WITA, suasana di sekitar Gedung Mutiara Futsal tampak sibuk namun teratur. Sebelum peluit pertandingan pertama ditiup, meja pemeriksaan medis darurat telah disiapkan di area luar gedung dengan latar belakang mobil dinas Polisi. Kasi Dokkes Polres TTU beserta jajaran tim medis langsung bergerak sigap melakukan pemeriksaan kesehatan (Rikkes) menyeluruh kepada para personel yang akan bertanding.
Tim Dokkes menargetkan sedikitnya 30 personel setiap harinya untuk menjalani pemeriksaan pra-pertandingan. Proses pemeriksaan ini meliputi anamnesa (wawancara riwayat kesehatan) serta pemeriksaan Tanda-Tanda Vital (TTV) seperti tekanan darah (tensi). Seorang petugas medis dengan cermat memasangkan manset tensimeter pada lengan seorang anggota untuk memastikan kondisinya benar-benar fit. Di atas meja bermotif kotak-kotak hitam putih tersebut, juga telah siap sedia botol-botol air mineral dan peralatan medis pendukung lainnya.
Tujuan utama dari skrining medis yang ketat ini adalah untuk mengecek kesehatan prima setiap pemain demi meminimalisir peluang terjadinya kecelakaan, cedera fatal, maupun serangan jantung di dalam lapangan permainan.
Tim Dokkes secara tegas memberikan rekomendasi dan larangan bertanding bagi personel yang kondisi tubuhnya terindikasi tidak memungkinkan. Anggota yang kedapatan memiliki tensi tinggi, mengeluh badan meriang, sakit kepala, atau memiliki penyakit penyerta (komorbid) lainnya, diinstruksikan untuk tidak ikut serta dalam pertandingan demi keselamatan mereka sendiri.
Menyikapi jalannya turnamen ini, Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, S.I.K., M.M., memberikan atensi dan penekanan khusus yang sangat tegas kepada jajaran medisnya. Beliau memerintahkan tim Dokkes untuk selalu tanggap, responsif, dan waspada terhadap segala situasi yang berkembang di lapangan futsal.
Menurut AKBP Eliana Papote, tugas Tim Dokkes tidak boleh selesai hanya pada pemeriksaan pra-pertandingan atau screening awal saja. Lebih dari itu, tim medis diwajibkan untuk terus stand by (bersiaga) di lokasi sepanjang pertandingan berlangsung. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi secara cepat jikalau terjadi kecelakaan atau cedera mendadak saat tensi permainan meninggi.
Guna mendukung perintah tersebut, sarana, obat-obatan, maupun peralatan kedokteran untuk pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) telah disiapkan secara lengkap di lokasi pertandingan, sehingga mempermudah sekaligus mempercepat penanganan pertama secara medis.
Berkat persiapan yang matang serta pengawasan kesehatan yang komprehensif, seluruh rangkaian giat pertandingan futsal pada hari itu berakhir pada pukul 19.30 WITA. Turnamen berlangsung secara kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas, serta berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya kendala medis yang berarti. Perayaan menyambut HUT Bhayangkara ke-80 di Polres TTU ini berhasil memadukan semangat kemeriahan dengan manajemen keselamatan kerja yang profesional.


