Perketat Pengawasan, Pawas Polres TTU Pimpin Pengecekan Ruang Tahanan Demi Pastikan Keamanan dan Penegakan SOP
Tribratanewsttu.com, Kefamenanu– Kepolisian Resor Timor Tengah Utara, terus meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga keamanan markas komando, khususnya pada area sensitif seperti ruang tahanan, Sebagai bentuk komitmen terhadap kedisiplinan dan prosedur keamanan, Perwira Pengawas (Pawas) AKP Ferdy Y. Bessie, didampingi Pamapta I IPDA Abel Gilbert Ricardo, S.Tr.I.K., melaksanakan pengecekan rutin dan menyeluruh terhadap situasi para tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres TTU.
Kegiatan rutin yang ditingkatkan ini bukan sekadar formalitas, melainkan implementasi nyata dari Standar Operasional Prosedur (SOP) Polri dalam mengelola warga binaan sementara. Langkah ini bertujuan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban di dalam rutan tetap kondusif, serta menjamin hak-hak kesehatan para tahanan tetap terpenuhi selama masa proses hukum berjalan.
Dalam struktur operasional kepolisian, peran Perwira Pengawas (Pawas) sangatlah krusial. AKP Ferdy Y. Bessie menjelaskan bahwa Pawas bertanggung jawab penuh atas segala aktivitas di Mapolres selama 24 jam penuh. "Tugas kami adalah memastikan seluruh fungsi kepolisian, mulai dari pelayanan hingga penjagaan tahanan, berjalan sesuai rel yang ditetapkan. Pengecekan rutan ini adalah prioritas utama untuk meminimalisir risiko sekecil apa pun, baik itu potensi tahanan kabur, konflik antar penghuni, maupun gangguan kesehatan," tegasnya saat memimpin inspeksi.
Didampingi IPDA Abel Gilbert Ricardo, pengecekan dimulai dari pemeriksaan fisik jeruji besi, gembok pintu sel, CCTV, hingga menyisir setiap sudut ruangan untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang masuk ke dalam sel. Barang-barang seperti korek api, tali, benda tajam, hingga alat komunikasi menjadi perhatian utama dalam penggeledahan ini.

Kapolres Timor Tengah Utara, AKBP Eliana Papote S.I.K, M.M., melalui AKP Ferdy, memberikan penekanan keras kepada seluruh personel penjagaan. Kapolres menegaskan bahwa integritas petugas dalam menjalankan SOP jaga tahanan adalah harga mati.
"Kapolres selalu menekankan kepada kami bahwa tidak ada ruang untuk kelalaian. Petugas jaga dilarang keras tertidur saat jam dinas, dilarang membiarkan orang asing masuk tanpa izin ketat, dan wajib melakukan kontrol keliling setiap satu jam sekali," tambah AKP Ferdy menyampaikan pesan pimpinan.
Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya aspek humanis. Meskipun mereka adalah tahanan, Polri wajib memberikan perlakuan yang layak sesuai dengan prinsip Hak Asasi Manusia (HAM). Pengecekan ini juga mencakup pemeriksaan kesehatan secara verbal kepada para tahanan untuk memastikan jika ada yang memerlukan bantuan medis segera.
Berdasarkan UU No. 2 Tahun 2002, tugas pokok Polri adalah memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan. Pengecekan ruang tahanan merupakan bagian dari fungsi "penegakan hukum" dan "perlindungan" tersebut.
Dalam SOP Jaga Tahanan, terdapat beberapa poin krusial yang dipastikan dalam inspeksi ini:
- Jumlah Tahanan: Memastikan jumlah fisik tahanan sesuai dengan data administrasi (papan daftar tahanan).
- Kondisi Fisik Ruang: Memeriksa kebersihan serta kekuatan konstruksi ruang sel guna mencegah upaya perusakan.
- Kesehatan Tahanan: Memastikan sirkulasi udara dan ketersediaan air bersih bagi para tahanan.
- Kewaspadaan Petugas: Mengecek kesiapan personel di penjagaan, termasuk kelengkapan buku mutasi yang harus diisi secara berkala.
Hingga berakhirnya kegiatan pengecekan, situasi di ruang tahanan Polres TTU dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. Tidak ditemukan barang-barang berbahaya di dalam sel, dan seluruh tahanan dalam kondisi baik serta kesehatan yang stabil.
IPDA Abel Gilbert Ricardo menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi antara petugas dan tahanan. "Kami mendengarkan keluhan mereka, baik itu soal makanan atau kesehatan. Dengan komunikasi yang baik namun tetap tegas, tensi di dalam ruang tahanan dapat terjaga sehingga potensi keributan bisa kita redam sejak dini," pungkasnya.
Dengan pengawasan yang ketat dan konsisten seperti ini, Polres TTU membuktikan profesionalismenya dalam menjaga keamanan internal, sekaligus menunjukkan bahwa penegakan hukum di wilayah kabupaten TTU ini berjalan dengan disiplin tinggi dan transparansi yang terjaga.


