Terjatuh di Jalan Ekstrem, Tak Goyahkan Pengabdian Bhabinkamtibmas di Pelosok TTU
Tribratanewsttu.com Noemuti Timur, TTU – Di balik rimbunnya hutan dan terjalnya perbukitan Timor Tengah Utara, sebuah kisah tentang keteguhan hati seorang Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), bukan melalui seremoni besar, melainkan melalui tetesan keringat dan debu jalanan yang melekat pada seragam cokelat milik Aipda Bernabe Da Costa.
Kamis pagi (30/4), saat waktu menunjukkan pukul 07.36 WITA, alam sedang tidak ramah. Jalanan menuju Desa Naob dan Desa Haekto berubah menjadi medan tempur, berlumpur pekat, dan sangat licin. Namun, bagi Aipda Bernabe, kondisi tersebut hanyalah "kerikil kecil" dalam komitmennya menjaga masyarakat binaan.
Insiden itu terjadi begitu cepat. Di sebuah turunan jalan yang curam dengan tanah yang tak stabil, kendaraan yang ditungganginya kehilangan cengkeraman. Aipda Bernabe terhempas ke tanah. Di tengah sunyinya jalur pedesaan itu, motornya tergeletak di antara lumpur, saksi bisu betapa mahalnya harga sebuah kehadiran bagi masyarakat di wilayah terpencil.
Namun, semangat pengabdian rupanya jauh lebih kuat dari rasa sakit akibat benturan. Tanpa keluhan, ia segera bangkit. Ia tidak memilih untuk berbalik arah pulang; ia justru membersihkan seragamnya dan kembali memacu kendaraannya.
"Tugas sebagai Bhabinkamtibmas bukan hanya tentang menjaga keamanan, tetapi tentang hadir di tengah masyarakat dalam segala kondisi. Medan yang sulit adalah bagian dari janji kami." ujarnya.

Di balik kejadian tersebut, sosok Aipda Bernabe Da Costa menyimpan kisah pengabdian yang patut menjadi teladan. Di usia 54 tahun, yang sudah mendekati masa purna tugas, ia tetap menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalankan tanggung jawabnya sebagai pelayan masyarakat. Usia tidak menjadi penghalang baginya untuk terus hadir di tengah warga, menyusuri jalan-jalan sulit, dan memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di balik lencana perak itu, ada napas perjuangan yang seringkali luput dari pandangan publik. Aipda Bernabe adalah representasi dari sosok Polri yang membumi:
Apa yang dilakukan Aipda Bernabe Da Costa hari ini adalah sebuah pesan kuat bagi kita semua: Bahwa pengabdian sejati tidak mengenal kata menyerah. Ia tidak berhenti saat rintangan datang, justru ia semakin menguat saat ujian menghadang.

Aipda Bernabe telah kembali melanjutkan tugasnya. Jalannya mungkin masih berlumpur, tapi tekadnya sudah setegar karang. Selamat bertugas, Sang Bhayangkara. Terima kasih atas dedikasi yang tak bertepi.


