Kapolres TTU Tinjau Kesiapan Lokasi SPPG di Biboki Anleu

Kapolres Timor Tengah Utara (TTU) AKBP Eliana Papote meninjau kesiapan lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Desa Mauk’abatan, Kecamatan Biboki Anleu, Selasa (14/4/2026), sebagai langkah awal mempercepat pemenuhan gizi masyarakat di wilayah 3T.

Kapolres TTU Tinjau Kesiapan Lokasi SPPG di Biboki Anleu
Kapolres TTU AKBP Eliana Papote, S.I.K., M.M., saat melakukan pengecekan lokasi SPPG Polri di Desa Mauk'abatan Kecamatan Biboki Anleu Kabupaten TTU (Selasa,14/4/26) Dok. Humas

TRIBRATANEWSTTU.COM; KEFAMENANU (14/4/2026) - Kapolres Timor Tengah Utara (TTU) AKBP Eliana Papote meninjau langsung kesiapan lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Desa Mauk’abatan, Kecamatan Biboki Anleu, Selasa (14/4). Peninjauan ini menjadi langkah awal memastikan program pemenuhan gizi dapat segera dijalankan di wilayah yang tergolong tertinggal, terpencil, dan terluar (3T).

Lokasi yang ditinjau berada di RT/RW 001/004 Desa Mauk’abatan, dengan bangunan berukuran 15 x 21 meter milik Hendrikus Umadato yang direncanakan akan digunakan sebagai fasilitas SPPG.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Kapolsek Biboki Anleu Ipda Gusti Made Yudarsana, Bhabinkamtibmas Desa Mauk’abatan, Koordinator Kecamatan BGN Biboki Anleu Richar Teme. Pengecekan yang dilakukan meliputi kondisi fisik bangunan sekaligus memastikan kelayakan sarana pendukung.

Kapolres TTU AKBP Eliana Papote mengatakan, keterlibatan Polri dalam program SPPG merupakan bagian dari upaya mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi masyarakat.

“Di wilayah seperti TTU masih menghadapi keterbatasan akses layanan dasar, kehadiran SPPG menjadi penting untuk menjangkau masyarakat secara langsung,” ujar Kapolres. 

Menurut Kapolres, Polri juga berperan dalam mendorong program kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Pendekatan ini sejalan dengan konsep Polri Presisi yang mengedepankan responsivitas terhadap kebutuhan sosial.

Program SPPG dirancang sebagai layanan terpadu berbasis kolaborasi lintas sektor, melibatkan Polri, pemerintah daerah, serta instansi teknis di bidang kesehatan dan gizi. 

Di wilayah 3T seperti TTU, program ini diharapkan mampu menjawab tantangan pemenuhan gizi yang selama ini terkendala faktor geografis dan keterbatasan infrastruktur.

Peninjauan lokasi ini menjadi tahap awal sebelum operasionalisasi SPPG, termasuk memastikan kesiapan fasilitas, aksesibilitas, serta dukungan masyarakat setempat.

Dengan langkah tersebut, Polres TTU berharap kehadiran SPPG dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, sekaligus memperkuat peran Polri dalam upaya pembangunan sumber daya manusia Indonesia.(resttu)**